:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5218939/original/089180800_1747200378-IMG-20250514-WA0078.jpg)
Liputan6.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto tiba di Brunei Darussalam untuk melakukan kunjungan kenegaraan, Rabu (14/5/2025). Kedatangan Prabowo dijemput langsung oleh Pengiran Muda Mahkota Pengiran Muda Haji Al-Muhtadee Billah, putra Sultan Hassanal Bolkiah.
Penjemputan oleh Putra Mahkota Brunei bukan sekadar rangkaian protokol, tetapi juga menjadi lambang kehormatan tinggi yang diberikan Kesultanan Brunei kepada pemimpin negara sahabat.
BACA JUGA:Penahanan Mahasiswinya Ditangguhkan, ITB Beri Pembinaan
Prosesi ini juga mempertegas hubungan erat Indonesia dan Brunei yang telah terjalin kuat sejak lama dalam bingkai persaudaraan, kesamaan budaya, dan kepentingan kawasan.
Advertisement
Setelah disambut hangat, Prabowo dan Putra Mahkota Brunei Darussalam bergerak bersama menuju Istana Nurul Iman. Di sana, rangkaian acara kenegaraan dimulai, termasuk pertemuan bilateral, upacara penyambutan, dan jamuan santap siang kenegaraan.
Kehadiran langsung Putra Mahkota untuk menjemput Presiden Prabowo mencerminkan komitmen tinggi Brunei dalam mempererat hubungan strategis dengan Indonesia di bawah kepemimpinan baru.
Momen ini juga memperlihatkan kedekatan antarpemimpin di kawasan Asia Tenggara yang berbagi visi stabilitas, kemakmuran, dan perdamaian.
Presiden Prabowo bertolak ke Brunei Darussalam untuk melakukan kunjungan kenegaraan, Rabu 14 Mei 2025. Prabowo akan melakukan pertemuan dengan Sultan Haji Hassanal Bolkiah Mu’izzaddin Waddaulah dan menerima penganugerahan Bintang Kebesaran Negara Brunei Darussalam.
Berdasarkan siaran pers Sekretariat Presiden, Prabowo bertolak ke Brunei Darussalam dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta. Pesawat yang membawa Prabowo beserta rombongan terbatas lepas landas menuju Bandar Udara Internasional Brunei, Bandar Seri Begawan pada pukul 07.00 WIB.
Keberangkatan Prabowo menuju Brunei Darussalam dilepas oleh Pangdam Jaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto, serta Danlanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI Erwin Sugiandi.